Kota Depok
Banyak orang yang mengenal kota Depok dengan julukan kota belimbing, di
karenakan belimbing merupakan icon dari kota depok Sejak 2007. Kawasan Margonda
adalah kawasan yang paling hidup dan hampir selalu macet di kota Depok,
dikarekan banyaknya mall dan pertokoan yang berdiri di sana. Warga Depok
sendiri sering menyebutnya dengan kawasan depok baru.
Kota Depok Sendiri menurut sejarahnya berawal dari Cornelis Chastelein yang
mendatangkan “budak” dari luar jawa (Kalimantan, Sulawesi,dan Maluku).
Dikarenakan Cornelis Chastelein anti dengan perbudakan, maka para penggarap
tanah pertanian ini tidak disebut “budak” tetapi di anggap keluarga dan
membentuk 12 marga (sekarang sering di sebut Bule Depok).
Ke 12 marga ini yang menjadi cikal bakal dari penduduk kota Depok, dan
menjadi warga eksklusif karena dibedakan dengan penduduk lokal. Hal ini karena
mereka bisa berbahasa belanda, hidup dengan gaya eropa, baik busana maupun
budaya nya. Anak-anak mereka dapat pergi ke sekolah dengan menggunakan sepatu,
sementara anak-anak penduduk lokal bertelanjang kaki. Sekolah di depok tempo
dulu yang menjadi saksi sejarah adalah Europeesch Lagere School (sekarang namanya SDN Pancoran
Mas).
Kesenjangan sosial ini yang akhirnya jadi pemicu pengusiran oleh warga
lokal di era kemerdekaan, karena mereka
dianggap antek penjajah, sehingga kini hanya tersisa sedikit keturunan dari 12
marga tersebut. Cornelis Chastelein sendiri wafat pada 28 Juni 1714 sedangkan untuk makamnya sendiri tidak ada yang tau pasti dimana lokasi tepat nya.

No comments:
Post a Comment